Newsticker
recent

Olimpiade PTK 2012: Champion Again..!!


Stabil kembali ikut mengharumkan nama STAN setelah berhasil meraih medali emas di cabang billiard nomor bola 8 pada Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan 2012, yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), Bandung, pada tanggal 2-3 Juni 2012. Prestasi ini berarti mempertahankan kesuksesan tahun lalu, dimana STAN, yang ketika itu diwakili Catur dan Sinar, berhasil meraih emas di nomor bola 8.

Yuga - Made

Dengan raihan ini, Stabil berhasil membawa STAN menjadi PTK tersukses di Cabang Olahraga Billiard dalam sejarah Olimpiade PTK sejak pertama kali ikut serta pada tahun 2009. Total di cabang Billiard, sejak 2009, STAN berhasil menggondol 3 emas dan 1 perak, disusul dengan IPDN yang menggondol 2 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Dalam periode tersebut, STAN bersama IPDN, juga menggoreskan catatan bagus dengan selalu meraih medali di setiap perhelatan Olimpiade PTK di cabang Billiard.

Olimpiade PTK 2012 diikuti oleh 15 Perguruan Tinggi Kedinasan dari seluruh Indonesia. Dan untuk tahun ini, yang ditunjuk sebagai tuan rumah adalah PTK yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial, Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) di Bandung. Tema yang diangkat kali ini adalah “SPIRIT, FRIENDSHIP AND CELEBRATION”, dengan tujuan : Mengembangkan kompetensi Taruna atau Mahasiswa PTK terutama dalam bidang olah raga dan seni, Menjalin tali silaturahmi antar PTK, Menumbuhkan jiwa sportifitas, dan Meningkatkan eksistensi PTK dikalangan masyarakat, khususnya dibidang olah raga.

15 Perguruan Tinggi Kedinasan yang ikut serta dalam perhelatan kali ini yaitu STKS (Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial), IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), AMG (Akademi Meteorologi dan Geofisika), STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran), STPI (Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia ), STP (Sekolah Tinggi Perikanan), STIA-LAN (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi - Lembaga Administrasi Negara), STPN (Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional), STTT (sekolah Tinggi Teknologi Tekstil), STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara), AKIP (Akademi Ilmu Pemasyarakatan) ,STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat), STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik), dan STTN (Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir).

Cabang olahraga yang dipertandingkan berjumlah 13 cabang, yaitu Volley, Basket, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Catur, Billiard, Renang, Bulu Tangkis, Scrable, Bridge, Futsal, Panjat Tebing dan Atletik. Dari 13 cabang itu, total memperebutkan 32 Medali Emas. Renang menjadi cabang dengan nomor pertandingan terbanyak, yaitu 8 nomor (4 putra, 4 putri). Cabang Billiard sendiri menyediakan 2 medali emas untuk nomor bola 9 single dan bola 8 doubles.


Squad Billiard STAN Olimpiade PTK 2012
Kiri ke Kanan : Sinar, Yuga, Made, Suryadi, Yoga

Squad Billiard STAN diperkuat oleh Made Pramana Putra (Administrasi Perpajakan 2009), Yuga Kelana Adzani (Akuntansi Pemerintahan 2010) dan Suryadi Wijaya (Administrasi Perpajakan 2010), serta didampingi oleh Sinar Hendrawan (Alumni Bangkotan, BPKP) sebagai Manajer Tim dan Yoga Wijaya (Akuntansi Pemerintahan 2010) sebagai Asisten Manajer.

Awalnya, Made Pramana Putra yang dipersiapkan untuk nomor bola 9, sedangkan Yuga-Suryadi di bola 8. Tapi di saat-saat akhir, karena kepentingan taktik dan strategi demi mengamankan target medali, manajer kawakan Om Sinar bersama tim menyepakati untuk menukar pemain. Suryadi menjadi bertanding di Bola 9, dan Made-Yuga di Bola 8. Sebuah spekulasi yang akhirnya berujung manis.

9-Ball  
Sejatinya, di Babak Pertama, Suryadi akan menghadapi wakil dari STPI (Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia). Tapi, entah mengapa, sampai batas waktu yang ditentukan, pemain STPI tak juga menunjukkan batang hidungnya di lokasi pertandingan. Sehingga akhirnya Suryadi dinyatakan menang tanpa bertanding (WO).

Di babak perempat final, seperti sudah diduga, Suryadi berjumpa dengan IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), dengan pemainnya Andi Muhammad Refa, yang merupakan juara bertahan 2 tahun terakhir (2010 dan 2011) untuk nomor Bola 9. Sesuai dugaan, Refa bermain ganas. Tapi Suryadi punya semboyan “Pantang Pulang Sebelum Padam”. Suryadi memberikan perlawanan sengit, meski pada akhirnya dipaksa menyerah oleh Refa dengan skor 3-5.

Tapi, bola billiard itu bundar. Refa, yang digadang-gadang akan kembali meraih emas untuk 3 kali berturut-turut, secara mengejutkan takhluk oleh wakil dari STPN di Semifinal. Padahal, Refa telah unggul mulus 4-1, tapi setelah itu keadaan berbalik drastis. STPN menyapu bersih 6 frame selanjutnya untuk melaju ke Final dengan skor 7-4. Refa sendiri akhirnya berhasil meraih medali perunggu, sebuah hadiah hiburan yang cukup menyenangkan setelah kalah dengan cara menyakitkan. Di Final 9-Ball, akhirnya STPN yang keluar sebagai pemenang dengan mengalahkan STTD.





8-Ball
 

Hasil drawing mempertemukan STAN dengan IPDN di babak pertama. Hasil Drawing yang sebenarnya tidak diinginkan, karena sejak 2009, IPDN praktis adalah rival terberat di cabang Billiard. Pertandingan berlangsung sengit, tapi kali ini Made-Yuga, yang merupakan juara STAN Billiard Tournament di 2 edisi terakhir, bermain dengan apik. Mereka berhasil menyudahi perlawanan IPDN dengan skor 5-2.

Di Perempat final, STAN bertemu dengan STP (SekolahTinggi Perikanan). Made-Yuga tampil ganas dan mendominasi pertandingan. Mereka menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-0.

Di Semifinal, race to 7, telah menunggu STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran). Ini adalah rematch partai Final 8-ball Olimpiade PTK 2010 di STIP, dimana ketika itu Sinar dan Catur kandas di tangan tuan rumah. Tapi kali ini, cerita berujung indah untuk STAN. Made-Yuga kembali menyuguhkan permainan menawan dan berhasil mematahkan perlawanan STIP dengan skor cukup telak 7-3.

Di semifinal lain, AMG (Akademi Meteorologi dan Geofisika) berhasil mengalahkan STIA-LAN (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Lembaga Administrasi Negara). Kemudian, di perebutan medali perunggu, STIA-LAN membekuk STIP untuk membawa pulang medali.

Bersama Squad AMG

Partai final, melawan AMG, merupakan ulangan partai final Olimpiade PTK tahun lalu di IPDN. Ketika itu pertandingan berlangsung ketat, sempat terjadi hill-hill 6-6 sebelum akhirnya strategi safety ball Sinar-Catur membuat AMG foul 3 dan kehilangan frame teakhir. Sejarah manis itu terulang, meski dengan proses yang tidak serumit tahun lalu. AMG memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan. Tapi dengan ketenangan dan mental yang kuat, Made-Yuga berhasil mempertahankan ritme. Duet maut STAN akhirnya menyudahi perlawanan AMG dengan skor 7-4.

We’re Champions Again..!! Emas 2 tahun berturut-turut..!!

Penyerahan Medali


Kiri ke Kanan :
Sinar, Made, Robert (Ex-Chairman), Yuga, Suryadi

Di Klasemen Umum, IPDN kembali keluar sebagai Juara Umum pengumpul medali terbanyak untuk kali keempat berturut-turut sejak Olimpiade PTK 2009 di STAN, kali ini dengan raihan 15 emas, 8 perak, dan 4 perunggu. Sebuah prestasi luar biasa, yang menahbiskan dominasi IPDN sepanjang sejarah Olimpiade PTK.

Kontingen STAN sendiri berhasil nangkring di posisi runner-up dengan raihan 7 emas, 6 perak dan 2 perunggu. Medali emas STAN, selain dari Billiard, disumbangkan oleh scrabble, catur, futsal, dan terbanyak renang yang menyumbang 3 medali.

Posisi ketiga ditempati tuan rumah STKS dengan raihan 4 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Selamat atas prestasi yang telah diraih..
Junjung tinggi sportifitas..

Sampai jumpa di Olimpiade PTK 2013..
Jaya Selalu PTK..!!
Diberdayakan oleh Blogger.